DPW DKI Jakarta dan Depok

Tidak Ada Musuh Agama yang Tidak Mati

521

Musuh Agama selalu ada. Sejak jaman baheula hingga jaman kiwari. Namun tidak ada satupun diantara mereka yang abadi di dunia yang fana ini.

Karl Marx pernah menyebut Agama sebagai opium bagi masyarakat.

Ia mengatakan, “Agama adalah desah napas keluhan dari makhluk yang tertekan, hati dari dunia yang tak punya hati, dan jiwa dari kondisi yang yang tak berjiwa. Ia adalah opium bagi masyarakat”. 

Ada pula yang menolak Agama karena Agama dianggap bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Adalah
Adalah Joseph Stalin yang mula-mula menentang Agama atas nama ilmu pengetahun. Tokoh komunis ini mengatakan, “Partai (Komunis) tidak bersikap netral terhadap agama, tapi mempropagandakan penolakan terhadapnya, karena komunisme membela ilmu pengetahuan, sedangkan agama menentangnya”.

Senada dengan karl Marx, Mao Tse Tung juga menyebut agama sebagai racun. Ia mengatakan, “Agama itu racun, maka kuasai pemerintahan, keuangan, dan media massa, sehingga agama apapun ada di bawah alas kakimu”.

Tak usah risau, pada akhirnya semua akan mati, tidak ada yang abadi selain kebenaran (Al-Haq) dan pemilik kebenaran yang Maha benar.

Founder Indonesia Tanpa JIL, Akmal Syafril mengatakan, “Sudah banyak bajingan yang memusuhi agama yang pernah hidup di kolong langit ini. Gak ada satu pun yang akhirnya nggak mati”.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.