DPW DKI Jakarta dan Depok

Tim SAR  Mulai Bersihkan Puing Reruntuhan di Balaroa

0 106

Tim SAR Wahdah Islamiyah

 

(PALU) wahdahjakarta.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memang telah menghentikan evakuasi jenazah akibat gempa dan tsunami di Palu pada 11 Oktober lalu. Meski demikian, Tim SAR Wahdah Islamiyah tetap melanjutkan aktivitas di perumahan Balaroa, namun bukan lagi evakuasi jenazah, melainkan membersihkan puing-puing reruntuhan rumah warga akibat gempa.

Usai apel pagi, Rabu (17/10/2018), Tim SAR Lazis Wahdah langsung bergerak menuju Balaroa. Aksi bersih-bersih dimulai di kediaman Suardi, salah seorang warga yang rumahnya hancur lebur akibat gempa, tepatnya di Jl. Kamboja. Tampak sekelilingnya puing-puing reruntuhan dan genangan air di tempatnya tinggal.

Pak Suardi sedkit bercerita, ketika bencana gempa terjadi, ia menjebol pintu rumahnya yang telah roboh. Alhamdulillah, istri dan anak-anaknya berhasil lolos dari maut dan berlari ke tempat yang lebih tinggi. “Sebelum gempa terjadi, di depan rumah saya ada pohon jambu yang biasa kami kami panjati,” ujarnya mengenang.

Ustadz Mustafa selaku Koordinator Tim SAR, meminta tim relawan agar tetap berhati-hati. Utamakan keselamatan dengan menggunakan helm dan sarung tangan.

Selain membersihkan reruntuhan, tim SAR Wahdah juga membantu warga menyelamatkan harta benda yang tertimbun dan tergenang air.

“Hari ini, Tim SAR Lazis Wahdah mengevakuasi sepeda motor relawan kami yang menjadi korban gempa. Ia ingin motornya dievakuasi, meski kondisinya rusak parah. Atau mungkin ia ingin menjadikan motornya sebagai kenang-kenangan,” kata Ustadz Abu Umar selaku koordinator lapangan Relawan Wahdah Islamiyah.[des]

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #pedulinegeri #peduligempasulteng #gempadonggala

#gempapalu #pasukanhijau

#wahdahpeduli

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: