DPW DKI Jakarta dan Depok

UBN Ajak Masyarakat Palu Kembali Kepada Kalimat Tauhid

0 135

UBN Ajak Masyarakat Palu Kembali Kepada Kalimat Tauhid

(Palu) wahdahakarta.com— Founder Ar-Rahman Quranic Learning (AQL) Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) mengunjungi masyarakat Palu, Sulawesi Tengah. Beliau mengajak masyarakat Sulteng untuk memurnikan tauhid, pasca ditempa musibah bencana gempa bumi.

Ia mengatakan bahwa tidak ada yang pantas untuk ditakuti dan menggantungkan segala sesuatu kecuali hanya kepada Allah Taala. Begitupun tidak ada yang pantas untuk dibanggakan kecuali hanya kepada Allah Taala.

“Mari kita bersihkan hati kita, kembali kepada kalimat tauhid dan bersaksi bahwa Rasulullah adalah utusan Allah. Maka beruntunglah bagi mereka yang membersihkan hatinya dari segala penyakit hati,” katanya dalam Tabligh Akbar di Masjid Raya Baiturrahaman, Palu, Sulteng, Kamis, (01/11/2018).

Sekjen Majelis Intelektual Muda Indonesia (MIUMI) ini juga menjelaskan ada tiga penyakit hati yang paling berbahaya menurut Ibnu Abbas yakni Kesombongan, Riya dan Dengki. Sehingga benar, apa-apa musibah yang menimpa kamu, disebabkan oleh usaha tangan kamu sendiri.

“Dengan kalimat Tauhid semoga umat Islam diberikan kemuliaan. Ketauhilah mereka yang sombong merobek kalimat tauhid, bahwa kedzaliman yang paling besar adalah menyembah bukan kepada Allah Taala,” tegasnya.

UBN melanjutkan musuh umat Islam terbesar adalah syaithan, maka secara tegas harus kita tolak segala kesyirikan. Sebagaimana ditegaskan di dalam surah Al Kafirun, katakanlah untuk tidak menyembah apa yang mereka sembah baik berupa objek dan sarananya.

“Cuma ada masalah besarnya, yakni orang tua. Di mana orang tua lah yang menjadikan anaknya Yahudi, Nashrani atau Majusi. Kesalahan terbesar orang tua adalah ketika mereka mempertahankan budaya yang menyekutukan Allah dan diajarkan secara turun menurun. Maka kita harus berlepas diri dari kesyirikan itu dan berserah diri kepada Rabb Pencipta Alam Semesta,” serunya. (Hafidz Syarif/kiblat.net)

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: