DPW DKI Jakarta dan Depok

Ustadz Ismail Syahril, Pejuang Tauhid Batui Sulteng Tutup Usia

Ustadz Ismail Syahril bersama siswa SD Wahdah Batui dan mobil antar jemput siswa (i) Sekolah yang ia rintis.
0 363
Ustadz Ismail Syahril (keempat dari kiri, tanpa peci) bersama binaan dakwah beliau di Batui Sulawesi Tengah

(Jakarta) wahdahjakarta.com -, Berita duka menyelimuti kader dan anggota Wahdah Islamiyah se Indonesia. Da’i muda, Ketua DPC WI Batui, Pejuang Tauhid Batui Sulawesi Tengah, pegiat kemanusiaan, Ustadz Ismail Syahril meninggal dunia.

Pantauan wahdahjakarta.com pada percakapan  beberapa grup internal kader Wahdah, beliau meninggal di  Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Kebon Jeruk Jakarta Barat, hari ini, Ahad (20/01/2019) sekitar pukul 15.30.

Sepanjang hidupnya al marhum dikenal sebagai aktivis dakwah yang gigih berdakwah dan membimbing umat. Kiprah dakwah dan perjuangannya menyebar di penjuru Kabupaten Luwuk Banggai Sulawesi Tengah. Netizen dan teman kuliah almarhum menyampaikan testimony di status facebook dan percakapan di berbagai WAG.

“Sejak saya kuliah Ustad Ismail Syahril & beberapa Ustad dari Luwuk di STIBA sudah menjadi pejuang & mengawal dakwah bagi pemuda Kab. Banggai termasuk kami. Banyak perjuangan beliau yang patut kita teladani”, tulis Alkap Ijo disertai emoji sangat sedih.

Kesaksian senada juga dituliskan Muhammad Muadz II

Ustadz Ismail Syahril (baju putih dua dari kanan)

“Akhi….!! antum berdakwah tak kenal lelah….. dari tanah leluhur antum batui hingga ke pedalaman morowali.

Kadang saya lelah melihat postingan antum yg selalu berpindah dan berubah tempat sbg tanda antum tak pernah istirahat berdakwah.

Saya bersaksi bahwa antum orang baik akhi.

semga Allah menempatkanmu di tempat terbaik disisinya. Banyak yg mau saya tulis hati ini tak mampu akhi. ana cinta antum karena Allah”.

Beliau dikenal sebagai salah satu pelopor dakwah pedalam Batui Sulawesi Tengah. Netizen an Rudi Propertu Syari’ah menulis.  “Ust. Ismail Syahril… Seorang Mujahid Dakwah di Batui Sulteng. Seorang Pelopor Dakwah di Pedalaman Morowali… Seorang Murabbi yang mengantarkan banyak Kadernya Ke STIBA Makassar…..

Baru saja mengakhiri Perjalanannya di Dunia Ini untuk bertemu Sang Khaliq…

Semoga Allah Menerima dan Melipatgandakan Amalan Kebaikanmu Ust…

Selamat Jalan… Dan semoga Allah mempertemukan kita di JANNAH-NYA…”.

Ustadz Ismail Syahril (kanan)

Dikabarkan, al marhum transit di Jakarta dari perjalanan Umrah. Sejak di tanah suci beliua telah mengalami demam. Sampai di Jakarta beliau masuk Rumah sakit, namun qaddarallah. Allah memanggil beliau dalam keadaan tenang (insya Allah).  

Jenazah  Al-ustadz akan dikebumikan di kampung halaman beliau Luwuk Banggai. Rencana jenazah akan diberangkatkan dari Jakarta melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Senin pagi insya Allah.

Semoga Allah menerima amal baiknya  dan mengampuni kesalahannya. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: