DPW DKI Jakarta dan Depok

Ustadz Yusran Anshar Ungkap Tips #DonggalaBangkit dengan Spirit Hijrah

0 212
Ustadz Yusran Anshar Ungkap Tips #DonggalaBangkit dengan Spirit Hijrah
Ketua Dewan Syari’ah Wahdah Islamiyah Ustadz DR. Muhammad Yusran Anshar Ungkap Tips #DonggalaBangkit dengan Spirit Hijrah pada Tabligh Akbar Donggala Berhijrah, Ahad (04/11/2018). Photo:Rustam

(DONGGALA) wahdahjakarta.com – Dewan Pimpinan Daerah Wahdah Islamiyah (DPD WI) Kabupaten Donggala menggelar Tabligh Akbar dengan tema “Donggala Berhijrah” di Masjid Al-Istiqomah Labuan Bajo Kabupaten Donggala, Sul-Teng, Ahad (4/11/2018).

Tabligh Akbar dihadiri oleh ratusan warga Donggala yang antusias untuk mendengarkan tausiyah dari Direktur STIBA Makassar, Ustad Muhammad Yusran Anshar.

Dalam taushiyahnya ketua Dewan Syariah Wahdah Islamiyah ini mengungkap tips #DonggalaBangkit melalui Spirit hijrah.

“Hijrah sering dipahami dengan makna berpindah tempat. Namun menurutnya, itu bukan inti persoalan, sebagaimana kata para Ulama, dalam bahasa Arab, Hijrah adalah berpindah”, ujar ahli hadits jebolan Medinah International University Malaysia ini.

“Hijrah ada yang bersifat Hissiyyah dan Maknawiyah. Hijrah Hissiyyah adalah berpindah fisik, sedangkan Hijrah Maknawiyah adalah berpindah amalan-amalannya,” tukasnya.

Ustad Yusran menjelaskan, Hijrah Maknawiyah adalah berpindah sikap, yang mungkin ia masih tetap di tempat tersebut namun telah merubah keadaan dirinya, sebagai contoh adalah Ia masih berada di Donggala, namun ia sedang berusaha merubah segala tingkah lakunya.

“Mari kita berhijrah, berhijrah dari apa? Berpindah dari manusia yang banyak bermaksiat menuju manusia yang banyak berdzikir kepada Allah taala,” tuturnya.

Salah satu cara menyelamatkan diri dari bala, lanjut ustad Yusran, adalah dengan melakukan perbaikan-perbaikan. Inilah cara yang telah ditempuh oleh Rasulullah. Sebagaimana ditegaskan Allah dalam Alquran, bahwa Allah tidak akan menyiksa suatu kaum dengan kezaliman yang mereka lakukan, selama mereka adalah orang selalu mengadakan perbaikan, saling menasehati dari kesalahan.

“Bagaimana kita berhijrah? Kita mulai dari diri dan keluarga kita. Arahkan diri untuk rajin ke Masjid, sembari mengajak anggota keluarga kita juga ikut menyejahterakan Masjid. Sehingga tercipta keluarga yang shalih, dan terkonversi menjadi Masyarakat yang taat kepada Allah taala. Dari kondisi ini, niscaya akan tercipta Donggala yang mendapatkan Rahmat dan Keberkahan dari Allah Subhana wa taala,” ujarnya.

“Semua ini menghadirkan kesadaran bahwa dunia begitu singkat. Betapa kematian adalah sesuatu yang pasti datangnya, waktunya hanya Allah taala yang mengetahui. Maka mari selalu mengisi waktu kita dengan amalan-amalan shalih,” tutupnya.

Tabligh Akbar kemudian dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada ratusan warga yang hadir, yang terdiri dari jemaah laki-laki, Ibu-ibu, para pemuda serta anak-anak.

Kegiatan ini adalah Tabligh Akbar kedua yang digelar oleh DPD WI Donggala pasca Gempa dan Tsunami yang melanda Sulawesi Tengah. Tabligh Akbar yang pertama di gelar di Masjid Raya Donggala, Ahad (21/10/2018) lalu. (Rustam/Sym)

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: