DPW DKI Jakarta dan Depok

Waspadai Penyakit Pasca Bencana

Waspadai penyakit pasca bencana
0 213

 

Info grafis: Waspadai penyakit pasca benca

Dalam situasi bencana, apa pun bentuk dan penyebabnya, akan ada implikasi pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular atau penyakit berpotensi wabah setelah bencana. Ancaman penyakit ini muncul sebagai dampak dari buruknya sanitasi, kesulitan air bersih, dan membusuknya mayat yang belum ditemukan ataupun belum dikubur.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam petunjuk manajemen evakuasi jenazah pascabencana
menyatakan bahwa mayat korban bencana alam sebenarnya tidak menyebabkan wabah penyakit.
Karena mereka tewas akibat trauma, tenggelam, atau tertindih reruntuhan sehingga tidak mengandung organisme penyebab epidemi, kecuali kalau mereka meninggal akibat wabah penyakit menular, misalnya virus Ebola di Afrika.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Relawan, Wahdah Islamiyah Gelar Pelatihan Tanggap Bencana

Namun manajemen perawatan jenazah perlu diperhatikan karena jika terlambat ditangani atau lama baru ditemukan, vektor tertentu seperti lalat, kutu, binatang pengerat, atau lainnya dapat
menyebarkan mikro organisme di dalam mayat. Jenazah korban bencana yang tidak ditangani baik
atau lama baru ditemukan juga dapat menulari sumber air minum. Terlepas dari alasan kesehatan,
penanganan jenazah pascabencana yang baik juga merupakan penghargaan atas harkat dan
martabat manusia.

Beberapa penyakit menular pascabencana, terutama setelah tsunami yang harus diwaspadai antara lain kolera, diare, malaria, infeksi dada, demam berdarah dengue, typhoid, Hepatitis A, infeksi vagina, dan penyakit anak-anak (kurang gizi dll). Dalam kondisi darurat, penyakit yang paling gampang menimbulkan Kejadian Luar Biasa adalah campak dan malaria. Virus campak gampang menular pada kondisi pengungsian yang padat dan lingkungan jelek, serta malaria merupakan ancaman karena pengungsi tidur di luar rumah tanpa perlindungan terhadap gigitan nyamuk. Patut diperhitungkan juga ancaman tambahan, jika musim hujan akan segera tiba.

Sumber : IndonesiaBaik.id

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: